Ghaida’ Irbah Nugraha Maret 24, 2009
Posted by Nugraha Perdi in 1.trackback
Selasa 13 Pahing bertepatan 13 Rabiul awal 1430 H, 10 maret 2009 M dirimu lahir dan menghirup oksigen Planet Bumi secara langsung diiringi tangisan tanpa air mata. Aku terharu dengan kehadiranmu di Planet Bumi ini. Aku sebut Nama Tuhan-ku Yang Maha Tinggi sebagai kata pertamaku untuk menyambut kedatanganmu. Aku terharu dengan kehadiranmu di Planet Bumi yang semakin hari semakin tercemar karena ulah bangsa manusia. Aku khawatir padamu…
Merasa tak percaya hari itu menjadi seorang Bapak. Perasaan itu membuatku terus terharu karena hidupku akan bertambah indah dan penuh makna. Getaran hati yang syarat akan nilai spiritual selalu muncul begitu saja ketika wajahmu muncul dalam memoriku., dan detik itu pula aku berharap semoga aku bisa mendidikmu ke jalan lurus yang dikehendaki Tuhan.
Ghaida’ Irbah Nugraha, aku do’akan kamu melalui nama itu. ”anugerah yang lembut yang membawa keberuntungan”, kurang lebih seperti itulah arti sederhananya. Jangan kau tafsirkan Lembut-mu sebagai Lemah dan tak berdaya-mu, dan jangan pula kau tafsirkan keberuntungan-mu sebagai untung dalam materi semata.
Lembutmu adalah kasihmu, kasihmu adalah sayangmu, sayangmu adalah budi baikmu, budi baikmu adalah bijakmu, bijakmu adalah cerdasmu, cerdasmu adalah sabarmu, sabarmu adalah kekuatanmu. Dan kekuatanmu adalah keberuntunganmu yang tak ternilai oleh materi. Ghaida’-mu adalah Irbah-mu. Kau adalah anugerah yang bergerak dari Tuhan bagiku. Amin…[Abu Ghaida’]
hehehe, jd kumentor pertama yeuh. Tah kitu hartina mah mang, urang oge ngadu’akeun kanggo Ghaida mugi janten putri nu cageur, bageur tur pinter. Nyuhunkeun du’a oge ti mang aper sareng eka mugi abdi enggal kenging jodo nya? hehehe, wassalamualaikum.