Kontemplasi 1 Februari 10, 2009
Posted by Nugraha Perdi in agama.4 comments
Konon di sebuah wilayah terpencil nan asri. ada dua orang ahli pikir yang suci. Konon mereka masing masing sedang asyik berdiskusi tentang semua kejadian dialam ini termasuk pada dirinya.
Singkat cerita, saking hebatnya diskusi yang sudah berjalan cukup lama (sekitar delapan semester setengah masa perkuliahan) dan alot itu, cuma menghasilkan satu kesimpulan sementara yaitu mereka sepakat kalau mereka mencari informasi dulu seputar topik yang diperbincangkan yaitu masalah kejadian alam semesta ini.
Anehnya, penundaan diskusi itu mereka lakukan karena mereka sangat ketakutan dan penasaran yang kadang-kadang dibubui rasa haru. Pada waktu itu mereka mempunyai anggapan bahwa dari segenap kejadian di alam raya ini ada sesuatu hal yang mengendalikan (mencipta, mengintip, mengawasi, berbuat sesuatu tanpa ada yang memerintah/ semaunya). Perbincangan mereka sangat mengganggu pikiran mereka sendiri, mereka ketakutan sekali; bayangkan jika kita berjalan pada suatu hutan yang sangat lebat dan gelap, sehingga disana penuh dengan ketidak pastian yang membuat kita takut, disamping itu ada sesuatu hal yang mengintip kita dari kegelapan, yang mngendalikan kita sehingga kita tidak berdaya…uUh SerRaAm. Hal itulah yang membuat mereka menghentikan diskusinya.
Singkatnya, setelah diskusi itu selesai sementara waktu, lalu mereka berpisah untuk mencari dan menemukan “Sesuatu Yang Menguasai” itu. Pemikir 01 yang agak senior berkata :”Wahai sohib junior, hari ini kita berpisah untuk sementara waktu, Saya akan pergi ke dalam hutan belantara yang jauh dari keramain sehingga aku menemukan goa disana dan akupun akan cari Dia disana, mudah-mudahan ketemu”. Lalu pemikir 02 menjawab : “Baiklah senior, Saya juga akan pergi ke sebuah pulau yang berbukit paling tinggi, siapa tahu ia berada ditempat yang tinggi seperti itu”. “Baiklah kalo begitu, nanti 13 tahun mendatang kita kumpul lagi disini untuk melanjutkan diskusi kita tentang-Nya.” Jawab Pemikir 01.
Setelah 13 tahun berlalu, mereka bertemu lagi ditempat yang telah ditentukan. Tapi tiba-tiba ada anak kecil yang sedang mengembala kambing. Anak kecil itu merasa aneh terhadap mereka yang kucel-kucel, bau dan ga keurus itu, lalu dia nanya : “Hai, pak tua yang aneh-aneh, sedang apa disini?”. “Diam kau anak kambing…!!, kami sedang mencari Sesuatu Yang Menguasai Alam ini” kata Pemikir 02. Anak itu menjawab: “Oh…itu, Kata pa Ustadz, itu adalah Tuhan”. Dengan heran pemikir 01 menjawab : “Hah kau tahu tentang Sesuatu itu, dari mana informasi itu didapat Nak???!!.” Anak itu malah balik nanya : “emang buat apa?”. Kemudian dijawab oleh pemikir 02: “Kami ini sudah 13 tahun mencari Dia dan kami mau ketemu sama Dia, jadi beri tahulah kami dimana Ia berada!!”. tetapi anak itu malah tertawa “Ha..Hhhaa…100x, waduh gawat segede gini ga tahu dimana Dia, Ha..mendingan cuci dulu pakaianmu dan bersihkan badanmu dan rawatlah dirimu pak.”
Cerita ini merupakan pikiran selintas dari penulis tentang-Nya, Dia tidak akan pernah sama dengan apapun yang kita pikirkan atau konsepsikan. dan Dia pun bukan bersifat material yang bisa kita temui secara indrawi. Maha Suci Dia Dari Segala Keburukan. [-Perdi-]