jump to navigation

Sidang skripsi Maret 30, 2008

Posted by Nugraha Perdi in Psikology.
1 comment so far

hari ini tanggal 30 maret 2008, merupakan hari bersejarah bagi kesekian individu mahasis STKIP subang angkata 2004. karena pada hari ini mereka harus mempertanggungjawabkan hasil dari perjuangan mereka selama study di kampusnya. kebetulan saya adalah salahsatu dari mereka yang merasakan betapa nervousnya untuk menjalani hal tersebut. setelah saya amati dari kawan-kawan peserta sidang dan lingkungan di kampus, ternyata yang paling menonjol dan tidak kalah pentingnya dari acara ini adalah Existensi WC. ga tahu kenapa setiap peserta sidang sebelum atau sesudah sidang pasti menanyakan WC yang lokasinya berada dipinggir masjid. secara otomatis pengunjung masjid kampus tiba-tiba penuh sesak orang-orang yang kebelet pengen pipis.

itu merupakan salah satu fenomena yang cuku menarik bagi saya. ternyata existensi WC sangatlah penting. lebih jauh lagi saya pikir bahwa kita ini tidak adil, karena ketika kita pengen pipis kita butuh WC dan setelah ketemu WC lalu dikencingi dan tidak lupa WC itu seolah-olah wajib diludahi setelah bulu kuduk kita merinding sebagai pertanda kepuasan kita.

ya udah lah, jangan terlalu dipikirkan, yang penting bagimana kita bisa kencing secara sukses karena tanpa itu semua aktifitas kita tidak akan berjalan secara normal dan berimbas pada sisi logika kita yang pasti mandek. dalam kesempatan ini saya cuma mau mengucapkan selamat dan semoga sukses kepada semua peserta sidang skripsi. pipis tenang maka aktifitas lancarrrr!!!! Allaahu Akbarr!!

the Lord Maret 27, 2008

Posted by Nugraha Perdi in agama.
add a comment

kadang dalam wilayah tertentu akan sangat tabu sekali untuk ngomongin masalah Tuhan, tapi kalau kita nalar lebih lanjut bagaimana mungkin kita menyembah sesuatu yang tidak kita kenal. maka mengenal tuhan adalah suatu kemestian bagi manusia yang terlanjur sudah punya modal akal untuk lebih jauh mengenal-Nya. tinggal kita maksimalkan seluruh potensi yang dimiliki untuk berkenalan denganNya, namun masalahnya bagaimana mungkin kita bisa menjangkau sesuatu yang Tidak Terjangkau. maka konsekuensinya sampai mati mencari pengetahuan tentangNya tak akan pernah selesai.

yang pertama dari Tuhan, Ia harus exist dan beda dengan makhluknya. ketika kita sama denganNya, maka Ia gugur sebagai Tuhan karena kita juga bisa sepertiNya. Ia wajib exist sebagai pencipta seluruh alam raya ini. coz, ga mungkin sesuatu itu ada apabila tidak ada yang mengadakan, seperti halnya tasalsul, yang menanggap bahwa sesuatu ada karena sistem rantai yang saling mengadakan, kalo begitu siapa yang mengadakan Tuhan?..

setelah Ia wajib ada dan wajib beda, maka Tuhan-pun wajib tunggal, coz ga mungkin tuhan berbilang, ketika Ia berbilang maka Ia terbatasi oleh tuhan-tuhan yang lainya dan itu bertentangan dengan sifatNya yang tak terbatas. mari merenung!

Suara Maret 20, 2008

Posted by Nugraha Perdi in Pendidikan.
add a comment

Keleterrr….kletterrr…BoooOm…trettet..tretteeet,,Douuwaaarrr.!!!!!Konon, pada jaman penjajahan, di negara Indonesia, yang paling populer ditelinga adalah suara BOM atau Senapan dan lain sebagainya. Kematian pun terasa begitu dekat, seakan terus mengejar setiap waktu. suasana tegang pun tanpa dibuat-buat terus hadir menghinggapi setiap perasaan. hal tersebut berlangsung cukup lama sekitar beberapa abad silam. Hwuuh…..lama sekali rasanya, apalagi setiap hari harus mendengarkan suara nyanyian senapan dan Bom, percayakah anda?!!, setidaknya cerita itu saya dapat dari orang – orang yang sudah kolot yang hidup pada waktu itu.

Lain halnya dengan abad sekarang. kebalikan dari jaman kolot dulu yang mayoritas orang-orang takut dengan suara yang membuat tegang itu, namun pada masa sekarang orang-orang malah merindukan suara, yang mungkin bisa membuat tegang juga, maksudnya tegang yang bahagia gitu loh…

misalnya aja, kalo sehari dalam 24 jam HP anda ga bunyi bukankah anda merindukan akan suaranya?!, yang pasti dengan info yang dibawa oleh suara HP anda. sampai sini salah satu pembeda jaman dulu sama sekarang ditentukan oleh “Suara”. berarti peranan suara begitu penting bagi kehidupan, terutama suara yang bisa mengobati kerinduan anda.

Lebih jauh lagi, ngomongin suara Bom dan Senapan, sekarang bisa didapatkan dengan cara dan susana apapun. misalnya aja, kalo mau dengerin suara senapan atau Bom kita bisa dapatkan dengan cara mijit tombol HP kita dan ga usah ikutan perang ke palestina, wah bisa brabe jadinya, kalo cuma mau dengerin suara senjata atau Bom harus ikut perang ke palestina. [mangaper+eka]

Hello world! Maret 11, 2008

Posted by Nugraha Perdi in Pendidikan.
4 comments

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!